Jumat, 22 Juli 2011

Pemilu 2014, Katakan Tidak Pada Demokrat

Sosok Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dinilai oleh pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti belum menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang pemimpin. slogan ‘’Katakan Tidak Kepada Demokrat’’ cocok disandang Partai Demokrat di Pemilu 2014 jika kisruh tidak segera dibenahi.



 ANAS harusnya bisa menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang pemimpin dalam menyelesaikan satu masalah serius di partainya,” ungkap Ikrar Nusa Bhakti dalam sebuah diskusi akhir pekan lalu.

Ikrar Nusa Bhakti menyoroti adanya tidak faksi di partai Demokrat sebagai akibat dari konsolidasi partai sebelum adanya kongres di Bandung tahun lalu yang mengangkat Anas sebagai ketua umum baru Partai Demokrat. 

“Faksi Andi Mallarangeng, Marzuki Alie dan Anas Urbaningrum memang sangat menonjol dalam kongres tahun lalu,” tandas Ikrar Nusa Bhakti.

Menyikapi kemelut di tubuh Partai Demokrat belakangan ini, Anas diakui Ikrar Nusa Bhakti malah menyelamatkan dirinya sendiri. 

“Bukannya menyelamatkan partainya, Anas malah menyelamatkan dirinya sendiri, ini harusnya tidak terjadi,” jelas Ikrar Nusa Bhakti mengenai tuduhan Nazaruddin yang mengarah kepada Anas.

Ikrar mengharapkan kader Partai Demokrat jangan banyak bicara seenaknya sendiri dibanding dengan konsolidasi partai. 

“Harusnya kader menutup mulut dahulu, tidak sembarang omong, harusnya orang Demokrat kompak satu suara, jika ditanya pers, harusnya ada yang mewakili, tidak semua bicara,” kata Ikrar Nusa Bhakti lagi.

Jika ingin menyelamatkan Partai Demokrat di Pemilu 2014, kader Demokrat diakui oleh Ikrar Nusa Bhakti harus kompak dan mendahulukan kepentingan bersama. 

“Jangan sampai ada slogan masyarakat yang negatif kepada Demokrat, selama ini orang katakan tidak pada korupsi, tiba-tiba muncul slogan, katakan tidak pada demokrat, bisa berabe,” seloroh Ikrar.

Indra Maliara
http://monitorindonesia.com/?p=40212 
http://monitorindonesia.com/?p=40170 
http://monitorindonesia.com/?p=40192 
http://monitorindonesia.com/?p=40203 
http://monitorindonesia.com/?p=40209 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar